SUASANA Penggeledahan Rumah Pelaku Bom Bunuh Diri di Makassar, Dijaga Ketat

Tim Gegana Brimob Polda Sulawesi Selatan melakukan penggeledahan terhadap rumah pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Senin (29/3/2021). Rumah pelaku diketahui berada di Jl Tinimbu I Lorong 132, Kelurahan Bunga Ejaya, Kecamatan Bontoala, Makassar. Hingga pukul 11.50 Wita, penggeledahan masih berlangsung dan dijaga ketat Tim Gegana Brimob bersenjata laras panjang.

Penggeledahan dilakukan sejak pukul 09.00 Wita. Selain itu, dikerahkan kendaraan taktis baracuda di lokasi. Begitu juga kendaraan pengangkut robot penjinak bom, juga terlihat diparkir tepat di depan lorong.

Kehadiran aparat bersenjata lengkap itu pun menjadi tontonan warga sekitar. Sekedar diketahui, aksi bom bunuh diri terjadi di Gereja Katedral, Jl Kajaolalido, Kecamatan Ujung Pandang, Minggu (28/2/2021). Aksi bom bunuh diri menggunakan bom panci itu menewaskan dua orang diduga pelaku.

Salah satu dari pelaku disebut Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, berinsial L. Selain itu, bom bunuh diri tersebut juga melukai 19 orang termasuk petugas dan jemaat gereja. Pascaledakan bom di Gereja Katedral, Makassar, Batalyon C Pelopor Brimob Polda Sulsel menggelar patroli rutin di sejumlah objek vital di Kabupaten Bone, Minggu (28/3/2021) malam.

Patroli dilakukan dengan mengerahkan personil bersenjata lengkap. Mobil baracuda dan mobil anti anarkis dikerahkan. Objek vital yang didatangi yaitu tempat ibadah, Mapolres Bone, beberapa Polsek dalam kota dan tempat tempat keramaian lainnya.

Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Polda Sulsel, Kompol Nur Ichsan, mengatakan patroli ini untuk memberikan rasa aman kepada warga masyarakat Bone. "Berdasarkan perintah dari pimpinan, seluruh anggota Brimob dinyatakan siaga satu." "Seluruh anggota diperintahkan menggelar kegiatan patroli pada sejumlah titik di Kabupaten Bone, utamanya tempat ibadah," katanya Senin (29/3/2021).

Kata dia, patroli rutin bakal memperkecil ruang gerak para kelompok terorisme. Dengan demikian, masyarakat bisa beraktivitas dengan aman. “Melalui patroli ini saya berharap dapat memperkecil ruang gerak bagi para teroris serta memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya," ucapnya.

Perwira berpangkat satu bunga ini meminta kepada seluruh masyarakat melaporkan jika mendapati hal hal yang mencurigakan di wilayahnya. Sementara Dansat Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Anis, mengatakan untuk mengantisipasi dampak dari peristiwa bom bunuh diri tersebut, seluruh pasukan Brimob Polda Sulsel dinyatakan siaga satu. Ia mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak membagikan dan memposting foto dan video yang berkaitan dengan aksi teror.

"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Sulsel untuk tidak membagikan dan memposting foto dan video terkait aksi terorisme," imbaunya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *